Jumat, 14 September 2018

Berhentilah Menghakimi Di Media Sosial


Janganlah kita mudah untuk terhasut dan menghakimi orang karena kesalahan dan hal-hal yang tidak kita senangi, Alkitab mengingatkan kita bahwasanya kita juga pernah atau bahkan dapat membuat kesalahan yang sama.

Beberapa tahun ini rasanya kita mendapatkan warna yang baru di media sosial, dulu media sosial digunakan sebagai sarana untuk bertemu teman yang jauh dan berbagi foto dan cerita, namun akhir-akhir ini media sosial digunakan sebagai ajang untuk menyalurkan pemikiran pribadi yang banyak disalahgunakan untuk menyerang pihak-pihak tertentu.

Tidak jarang kita sering menemui postingan yang bernada emosi dan menyudutkan suatu pihak, bahkan terkadang disertai oleh tautan atau link yang memperjelas kepada siapa emosi itu ditujukan. Media sosial yang seharusnya menyenangkan, mulai tak nyaman lagi digunakan karena ulah beberapa orang itu. Terlebih, terkadang kita mudah menelan informasi yang ada dengan mentah.


“Karena itu, hai manusia, siapapun juga engkau, yang menghakimi orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah. Sebab, dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri, karena engkau yang menghakimi orang lain, melakukan hal-hal yang sama”( Roma 2:1)

Ketika kita asyik menghakimi seseorang atau sesuatu dalam dunia maya, kita lupa bahwasanya kita juga manusia yang dapat melakukan kesalahan yang sama dengan orang yang kita hakimi itu. Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita supaya berlaku lebih bijaksana ketika seorang berlaku salah atau berbuat hal yang tidak berkenan kepada kita.

Teman Lentera, mulut dan jarimu adalah harimaumu, janganlah kita mudah untuk terhasut dan menghakimi orang karena kesalahan dan hal-hal yang tidak kita senangi, Alkitab mengingatkan kita bahwasanya kita juga pernah atau bahkan dapat membuat kesalahan yang sama. Tuhan memampukan kita.


Sumber : http://www.lenterahidup.com/berhentilah-menghakimi-di-media-sosial/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comments system

Disqus Shortname